CPU dan Troubleshooting CPU

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ditemukanlah berbagai jenis alat yang dibuat dengan tujuan membantu meringankan pekrjaan manusi. Salah satunya adalah komputer. Komputer adalah seperangkat alat elektronik yang terdiri atas peralatan input, alat yang mengolah input, dan peralatan output yang memberikan informasi, serta bekerja secara otomatis.

Namun, sebagai alat buatan tangan manusia, komputer pun tak luput dari cela. Meski komputer sekarang sudah sangat modern dibandingkan pendahulunya. Tapi, permasalahan komputer tetap saja ada. Permasalahan tersebut dikenal dengan istilah Troubleshooting.

Troubleshooting, adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris, yang merujuk kepada sebuah bentuk penyelesaian sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Troubleshooting, kadang-kadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan [listrik|kelistrikan].

Dalam makalah ini, kami akan membahas mengenai processor, sebuah organ vital komputer, beserta permasalahan yang mungkin menderanya beserta solusinya.

Pengertian CPU/Processor

CPU atau  processor adalah komponen berupa cip atau IC berbentuk persegi empat yang merupakan otak dan pengendali proses kinerja komputer, dengan dibantu oleh komponen lainnya. Satuan kecepatan prosesor adalah MHz (Mega Hertz) atau GHz (1000 MegaHertz). Semakin besar nilainya, semakin cepat proses eksekusi pada komputer. Karena bentuknya yang kecil maka ada juga yang menyebutnya Micro Processor.

2.2.            Bagian-bagian Processor

2.2.1.      ALU (arithmetic and logical unit)

Tugas utama ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi artimatika dengan dasar pejumlahan sehingga sirkulasi elektronik yang digunakan disebut adder.

Tugas lain ALU adalah melakukan keputusan operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (¹), kurang dari (<), kurang dari atau sama dengan (£), lebih besar dari (>), lebih besar dari atau sama dengan (³).

2.2.2.      Control Unit (CU)

CU merupakan pengatur lalu-lintas data yang mempunyai fungsi berikut.

  • Mengatur dan mengendalikan alalt input dan output.
  • Mengambil instruksi memori utama.
  • Mengambil dat amemori utama (jika diperlukan) untuk proses.
  • Mengirim instruksi ke ALU jika terdapat pergitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja ALU.
  • Menyimpan hsil proses ke memori utama.

2.2.3.      Memory Unit (MU)

MU adalah alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi. Digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses, sementara data dan instruksi lain yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan dalam memori utama. Memori ini disebut cache memory yang dibenamkan pada prosesor sehingga prosesor akan lebih cepat melakukan proses eksekusi. Fungsi

  • Tempat mengatur semua instruksi program pada komputer.
  • Pengelola semua aktivitas kinerja di dalam komputer.

2.3.            Istilah yang digunakan

2.3.1.      Bus clock atau FSB (Front Side Bus)

Bus clock adalah lebar jalur transfer data pada prosesor yang berfungsi mengirim dan mengambil data dari komponen komputer. FSB ini sering digunakan dengan istilah “PC”. Sebagai gambaran, Intel Pentium IV 1,6 GHz PC-400, berarti dalam satu kali pengiriman data, prosesor mampu mengirim data sebanyak 400 juta. Kemampuan FSB pada prosesor harus ditunjang dengan kemampuan FSB yang dimiliki motherboard agar diperoleh kinerja yang maksimal.

2.3.2.      Clock Speed Processor

Clock speed processor adalah kecepatan prosesor dalam melakukan proses data atau eksekusi perintah yang bisa diselesaikan dalam waktu satu detik. Misalnya, intel Pentium IV 1.6 GHz, berarti prosesor mempunyai kecepatan untuk kesekusi perintah sebesar 1.600 juta dalam satu detik. Semakin besar nilai clock speed, semakin cepat prosesor tersebut menyelesaikan pekerjaannya.

Nilai pada clock speed pada prosesor diperoleh dari hasil perkallian antara FSB dan multiplier yang ada pada motherboard. Contohnya, komputer Pentium IC 2,26 GHz (2660 MHz) dengan FSB atau PC 133 MHz dan nilai multiplier yang digunakan 20x, sistem perkalian yang digunakna adalah clock speed (2660 MHz) = FSB (133 MHz) x multiplier (20).

2.3.3.      Chase Memory

Chase memory adalah jenis memori yang dibenamkan pada perosesor dan berfungsi menyimpan perintah yang dilakukan oleh prosesor. Chase memory pada prosesor dibagi menjadi dua macam seperti berikut ini:

  • Chase first level atau dikenal dengan chase L1

Umumnya, prosesor menggunakan L1 berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb, sampai 128Kb.

  • Chase second level atau dikenal dengan chase L2

Chase ini umumnya proseseor memiliki kapasitas lebih besar daripada digunakan pada chase L1 dan sekarang dikenal dengan istilah “core”. Pada jenis prosesor lama, chase L2 terdapat pada motherboard. Namun, perkembangan prosesor jenis yang baru chase L2 ini sudah dibenamkan langsung di dalam prosesor sehingga lebih mempercepat kinerja prosesor untuk mengeksekusi dan transfer data. Kapasitas chase L2 berkembang mulai 128 Mb hingga yang terbaru mencapai 2Gb.

2.3.4.      Overclock CPU (Central Processing Unit)

Overclock CPU adalah teknik untuk meningkatkan atau menaikkan nilai clock speed processor dari kecepatan normal yang dimiliki oleh prosesor. Overclock ini dilakukan deng mengubah setting nilai FSB dan multiplier pada motherboard. Pada motherboard dan prosesor jenis lama, setting dilakukan dengan mengubah posisi jumper FSB atau multiplier pada motherboard, sedangkan pada jenis motherboard yang baru, setting overclock dilakukan dengan mengubah nilai FSB dan multiplier yang ada pada BIOS. Contoh teknik overclock, yaitu clock speed (2660MHz) = FSB (133 MHz) x multiplier (20), diubah menjadi clock speed 2800 MHz dengan menggantikan nilai multiplier menjadi 21.

Teknik overclock ini akan lebih mempercepat kinerja komputer, tetapi akan menyebabkan komputer lebih cepat panas dan rusak jika tidak ditunjang dengan sistem pendingin komputer yang terbaik.

Prosesor akan lebih cepat dalam mengatur dan mengelola semua instruksi program dalam kinerjanya, jika didukung dengan kapasitas FSB dan L2 chase yang tinggi, dibandingkan dengan prosesor yang memiliki nilai clock speed atau CPU clock yang tinggi.

Misalnya, perbandingan kecepatan prosesor dengan clock speed 2,8 GHz, L2 Chase 1 Mb dan FSB 535 MHz (prosesor kelas Pentium IV) dengan prosesor clock speed 1,86 GHz, L2 Chase 2MB, dan FSB 1066 MHz (prosesor kelas CoreTM2 Duo akan lebih cepat dibandingkan kinerja prosesor kelas Pentium IV.

2.4.            Merek prosesor

Dalam menghadapi persaingan perkembangan prosesor di pasaran, produsen prosesor Intel dan AMD terus mengembangkan produksi prosesor, mulai dari bentuk soket, kapasitas FSB, dan L2 chase memory untuk mencapai nilai tertinggi dalam kecepatan kinerja prosesor.

2.4.1.      Intel

Prosesor Intel merupakan prosesor yang umum digunakan oleh masyarakat seluruh dunia. Sejak tahun 1978, prosesor Intel selalu mengalami perkembangan, dari prosesor 8086 dan 8088 menjadi 80286, 80386, 80486, Pentium sampai prosesor kelas CoreTM2 Duo dan Quad-Core.

PENTIUM III

Memperluas jajaran keluarga performa prosesor 32 byte Intel x86, mampu meningkatkan performa yang dibutuhkan untuk aplikasi dekstop pada umumnya sebaik workstation dan server. Kompatible dengan semua aplikasi yang diinstal pada DOS, Windows, OS/2, dan Linux. Pentium III menggunakan soket 370 dengan kecepatan maksimum sebesar 1,4 GHz, L1-Cache: 16 + 16 KiB, L2-Cache 256/512, dan FSB sebesar 133 MHz pada seri Tualatin.

PENTIUM IV

Adalah mikroprosesor generasi ketujuh yang dibuat oleh Intel Corporation dan dirilis pada bulan November 2000 meneruskan prosesor pentium III. Diharapkan dapat menutup segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, Gambar-gambar yang ditampilkan lebih halus dan lebih tajam. Selain itu, kecepatan memproses, mengirim atau menerima gambar juga menjadi semakin cepat. Pentium IV diproduksi dengan menggunakan teknologi 0.18 mikron. Dengan bentuk yang semakin kecil mengakibatkan daya, arus dan tegangan panas yang dikeluarkan juga semakin kecil. Kecepatan yang dimiliki adalah 20 x lebih cepat dari generasi Pentium III.

PENTIUM M

Diperkenalkan sebagai bagian dari teknologi Intel Centrino pada 12 Maret 2003. Teknologi Centrino terletak pada susunan komponen, termasuk prosesor intel Pentium M atau Celeron M, chipset Untel 885 atau 915, dan PRO/Wireless adapter yang dapat digunakan untuk membangun sistem dengan support wireless yang terintegrasi dan baterai yang tahan lama.Bekerja lebih baik daripada pentium IV. Sebagai contoh, pentium M1,6 GHz memiliki kerja yang sebanding dengan Pentium IV 2,4 GHz saat menggunakan daya yang lemah.

Merupakan prosesor x86 dengan desain pentium. Awalnya, Celeron berbasis pada arsitektur Intel Pentium II, kemudia bermigrasi ke arsitektur Pentium III dan IV. Harga Celeron lebih murah bila dibandingkan dengan prosesor-prosesor sekelasnya. Prosesor Celereron tidak memiliki beberapa fitur yang dimiliki oleh prosesor high end (seperti dual processing atau multiprocessing). Celeron juga lebih lambat bila dibandingkan dengan Pentium sekelasnya dengan ukuran L2 cache yang lebih kecil dan kadang memiliki bus speed yang lemah. CPU Celeron biasanya dikemas dengan cara yang sama seperti prosesor Pentium II/III/IV.

CELERON

Membedakan prosesor generasi Celeron dekstop sangat mudah, perbedaannya terletak pada perbedaan tipe kemasannya. Celeron dengan basis Pentium II dikemas dengan slot 1 atau PPGA plastik, Celeron dengan basis Pentium III dibuat dengan FC-PGA, dan Celeron dengan basis Pentium IV dikemas dengan 478 pin FC-PGA2.

CELERON D

Merupakan nama dagang baru bagi prosesor Celeron. CPU dengan prosesor Celeron tercepat memiliki Northwood 0.13 mikron. Prosesor Celeron D merupakan kelanjutan core Pentium IV yang memiliki core Prescott 0.09 mikron dan core Cedar Mill 0.065 mikron.

Berikut perbedaan versi antara prosesor Celeron D dengan core Prescott

–          Celeron D dengan 478 pin mikro FC-PGA digunakan pada motherboard dengan soket 478. Prosesor ini memiliki fitur dasar core Prescott dan memiliki kemampuan Excute Disable Byte atau mode eksekusi 64 byte.

–          Prosesor Celeron D pertama pada 775-land FC-LGA memiliki kemampuan Excute Disable Byte.

–          – Celeron D yang baru pada 775-land FC-LGA memiliki kemampuan Excute Disable dan mode 64 byte.

Secara umum, prosesor Celeron D Prescott memiliki sedikit improvisasi bila dibandingkan dengan prosesor Celeron Northwood, yaitu frekuensi Front Side Bus (FSB) 33% lebih cepat, L2 cache dua kali lebih besar,dan mode 64 byte pada sebagian CPU Celeron D Prescott. Mode 65 byte juga digunakan pada prosesor Celeron D berbasis core Cedar Mill, yaitu 512 KB, sedangkan pada prosesor Celeron D Prescott hanya 256 KB.

CORE TM 2 DUO

Adalah prosesor keluaran Intel berkecepatan 2.400 MHz yang dirilis Intel pada bulan Juli tahun 2006. Pesaing prosesor ini adalah AMD Athlon FX 60 (Core 2 Duo unggul dengan perbedaan kinerja 15%). Dengan overclock hingga 3,4 Ghz, Athlon FX 60 hanya bisa unggul tipis dari Intel Core 2 Duo. Hal ini membuktikan bahwa Intel Core 2 Duo jauh lebih efisien bila dibandingkan dengan pendahulunya dalam mengeksekusi intruksi.

CORE TM 2 QUAD

Prosesor keluaran Intel setelah mereka sukses dengan peluncuran Core 2 Duo. Intel Core 2 Quad sendiri merupakan hasil penggabungan 2 prosesor COre 2 Duo ber-cache L2 4 MB, sehingga Core 2 Quad memiliki cache L2 sebesar 8 MB (2 x 4 MB). Prosesor Core 2 Quad merupakan prosesor yang menarik dan menjadi pilihan yang aman untuk masa depan, walaupun saat ini masih banyak software yang belum bisa menggunakan prosesor ini.

CORE  i7

Merupakan bagian dari platform Nehalem. Prosesor ini dianggap sebagai perubahan terbesar abad ini dalam bidang arsitektur prosesor. Perubahan besar yang ada pada prosesor baru ini bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya terdapat pada letak memory controller. Tidak seperti generasi-generasi sebelumnya, seperti pentium maupun Core 2 Duo, dimana memory controller terletak pada chipset terpisah, yaitu Northbridge. Pada Intel i7 ini memory controller terletak pada pusat prosesor itu sendiri. Fitur lain dari Core i7 adalah penambahan SSE4 extension pada instruction set, sehingga kinerja prosesor pada tataran multimedia menjadi lebih baik.

Sandy bridge

Sebelumnya Gesher, adalah nama kode untuk prosessor mikroarsitektur yang dikembangkan oleh Inter. Berdasarkan 32 nm proses, pengembangan dimulai pada tahun 2005. Prosessor ini dipasarkan sebagai generasi kedua dari i-Core seri dan diumumkan pada tanggal 3 Januari 2011.

2.4.2.      AMD

American micro device (AMD) dikenal sebagai penantang prosesor Intel dengan membuat prosesor yang lebih murah dan selalu memberi toleransi untuk melakukan overcloking pada prosesornya. AMD memproduksi Intel jenis AMD Athlon, Duron, Sempron, Athlon XP hingga Athlon X2 Core dan Athlon Quad FX yang mempunyai beberapa tipe untuk menandingi beberapa jenis prosesor dari Intel.

Siklus perkembangan AMD

1. AMD K5

AMD K5 awalnya dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yg mendukung Intel. Jadi motherboard yg mendukung Intel akan mendukung pula AMD K5. Pada waktu itu tidak semua motherboard dapat langsung mengenali AMD dan harus dilakukan Upgrade BIOS untuk bisa mengenali AMD.

Dibawah ini jenis-jenis AMD K5

AMD K5 – CPGA – Socket 7 CPU Clock System Bus L2 Cache Chace Frequency Micron Process
K5-PR 75 75MHz 50MHz Onboard 50MHz 0.5
K5-PR 90 90MHz 60MHz Onboard 50MHz 0.5
K5-PR 100 100MHz 66MHz Onboard 50MHz 0.5
K5-PR 133 100MHz 66MHz Onboard 50MHz 0.35
K5-PR 166 116MHz 66MHz Onboard 50MHz 0.35

2. AMD K5

Prosesor AMD K6 merupakan prosesor generasi ke-6 dengan peforma tinggi dan dapat diinstalasi pada motherboard yg mendukung Intel Pentium. AMD K6 sendiri masih dibagi lagi modelnya nya yaitu : AMD K6, AMD K6-2, AMD K6-III

Jenis-jenis AMD K6

AMD K6-CPGA-Socket 7 CPU Clock System Bus L2 Cache Cache Frequency Micron Process
K6 166 166MHz 66MHz Onboard 66MHz 0.35
K6 200 200MHz 66MHz Onboard 66MHz 0.35
K6 233 233MHz 66MHz Onboard 66MHz 0.35
K6 266 266MHz 66MHz Onboard 66MHz 0.35
K6 300 300MHz 66MHz Onboard 66Mhz 0.25

Jenis-jenis AMD K6-2

AMD K6-2 –CPGA-Socket 7 CPU Clock System Bus L2 Chache Chache Frequency Micron Process
K6-2 266 AFR 266MHz 66MHz Onboard 66MHz 0.25
K6-2 300 AFR 300MHz 100MHz Onboard 100MHz 0.25
K6-2 333 AFR 333MHz 95MHz Onboard 95MHz 0.25
K6-2 350 AFR 350MHz 100MHz Onboard 100MHz 0.25
K6-2 366 AFR 366MHz 66MHz Onboard 66MHz 0.25
K6-2 380 AFR 380MHz 95MHz Onboard 95MHz 0.25
K6-2 400 AFQ 400MHz 100MHz Onboard 100MHz 0.25
K6-2 400 AFR 400MHz 100MHz Onboard 100MHz 0.25
K6-2 450 AHX 450MHz 100MHz Onboard 100MHz 0.25
K6-2 450 AFX 450MHz 100MHz OnBoard 100MHz 0.25
K6-2 475 AHX 475MHz 95MHz Onboard 95MHz 0.25
K6-2 475 AFX 475MHz 95MHz Onboard 95MHz 0.25
K6-2 500 AFX 500MHz 100MHz Onboard 100MHz 0.25
K6-2 533 AFX 533MHz 97MHz Onboard 97MHz 0.25
K6-2 550 AGR 550MHz 100MHz Onboard 100MHz 0.25

Jenis-jenis AMD K6-III

AMD K6-III-CPGA-Socket 7 CPU Clock System Bus L2 Cache Cache Frequency Micron Process
K6-III 400 AHX 400MHz 100MHz 256KB+L3 100MHz 0.25
K6-III 400 AFR 400MHz 100MHz 256KB+L3 100MHz 0.25
K6-III 450 AFX 450MHz 100MHz 256KB+L3 100MHz 0.25
K6-III 450 AHX 450MHz 100MHz 256KB+L3 100MHz 0.


3. AMD Duron

AMD Duron merupakan keluarga prosesor versi murah yang dikenal pada tahun 2000, awalnya prosesor ini memiliki code nama Spitfire yg dibuat berdasarkan Core Thunderbird. AMD Duron merupakan versi AMD Athlon yg “diringkas” ia memiliki semua arsitektur yg dimiliki AMD Athlon. Kinerja AMD Duron dengan AMD Athlon hampir sama hanya beda 7%-10% lebih tinggi AMD Athlon sedikit. Sa’at ini AMD sudah menghentikan produksi AMD Duron.

4. AMD Athlon

AMD Athlon merupakan pengganti dari mikroprosesor seri AMD K6. Prosessor ini merupakan aksi come-back AMD ke pasar industri mikro-prosesor high-end dan AMD ingin menggeser Intel sebagai pemimpin pasar industri mikroprosesor. Beberapa fitur tambahan prosesor ini adalah tambahan dua instruksi untuk 3DNow! Dan dua instruksi untuk MMX yg berada didalam pipeline floating point. Instruksi 3DNow! Yg dimasukan ke dalam Prosesor AMD Athlon telah diperbaiki dan diperluas dengan menambahkan 24 interuksi untuk kalkulasi aritmetika integer. Prosesor ini mengungguli Intel Pentium III Katmai dan baru dapat didekati oleh Intel Pentium III Coppermine. Fitur lainya prosesor ini adalah AMD Athlon dapat dijadikan prosesor untuk system multiprosesor seperti halnya prosesor generasi keenam intel (P6). Dengan menggunakan chipset AMD 750 MP (Iron Gate) dan AMD 760 MPX, prosesor AMD mewujudkan computer yg memiliki dua prosesor AMD Athlon.

Untuk itu AMD membuat dua jenis prosesor yaitu :

– Single-Prosesor dengan nama AMD Athlon, dan

– Multiprosesor dengan nama AMD Athlon Profesional.

Keduanya dibekali teknologi yg sama dengan perbedaan dukungan untuk multiprosesor.

AMD Athlon/Athlon professional dimaksudkan untuk menyaingi prosesor Intel Pentium II Xeon dan Intel Pentium III Xeon dengan semua keandalan yg dimilikinya. Athlon menang pada arsitektur system bus, sedangkan Xeon menang pada chache level-2 yg berjalan pada kecepatan penuh walaupun Xeon berada dalam cartridge.

Intel Pentiun II dan Pentium III bukanlah lawan yg dapat menandingi kekuatan prosesor Athlon. Hanya Pentium Coppermine saja. AMD Athlon mentok pada kecepatan 1000MHz, AMD berhasil mencapai batas psikologi:menembus batasan 1000MHz ( 1GHz) 3 hari lebih cepat sebelum Intel meluncurkan Intel Pentium III Coppermine 1 GHz. Hal ini mengakibatkan AMD mendapat predikat “Processorn of the Year” pada tahun 2000.

Model-Model AMD Athlon

  • Athlon Classic :

– K7 – Argon ( 250 nm )

– K75 – Pluto/Orion (180 nm )

MMX 3D Now!

Slot A

100 MHz double-pumped

Vcore: 1.6 V (K7), 1.6 – 1.8 V (K75)

Keluar pertama 23 Juni 1999 ( K7 ), 29 Nopember 1999 ( K75 )

Clock-rate 500-700 MHz ( K7 ), 550-1000 MHz (K75)

  • Athlon Thunderbird (180nm)

Keluar pertama 5 juni 2000

Berhasil menyaingi IP III

MMX 3DNOW!

Boros Daya dan Suhu Tinggi

Kecepatan 700-1400 MHz

  • Athlon XP ( eXtrime Power ) ( 130 nm)

Banyak orang mempersepsikan setara dengan Intel Pentium 4

Kompatibel RAM : DDR/SDRAM 100, 133, 166, 200 Mhz

Instruksi Prosesor : 3D NOW! – Intel x86 Compatibility Intel MMX – SSE dan SSE2

Rating/clock speed yang tersedia : 1500+ s/d 200+ ; 2200+ s/d 3000+ ; 3200+

  • Palomino ( 180nm )

Keluar pertama 9 Oktober 2001

MMX, 3DNOW! , Streaming SMID Extension / SSE

Clockrate: 133 – 1733 MHz ( 1500+ s/d 2100+ )

  • Thoroughbred A/B ( 130 nm )

Keluar pertama 10 Juni 2002 ( A ), 21 Agustus 2002 ( B)

MMX, 3DNOW!, Streaming SMID Extension / SSE

Soket A

Clock Rate : T-Bred “A” : 1400-1800 ( 1600+ s/d 2200+ )

T-Bred “B” : 1400-2250 ( 1600+ s/d 2800+ )

266 MT/s FSB:1400-2133 MHz ( 1600+ s/d 2600+ )

333 MT/s FSB: 2083 – 2250 MHz ( 2600+ s/d 2800+ )

  • Thorton (130nm)

Keluar pertama September 2003

MMX, 3DNow, Streaming SMID Extension / SSE

Clockrate: 166-2200 MHz ( 2000+ s/d 3100+)

5. AMD Athlon 64

Prosesor ini memiliki 3 variant socket yg berbeda yaitu socket 754, 939, dan 940. Socket 754 memiliki kontroler memori yg mendukung penggunaan memori DDR kanal tunggal. Socket 939 memiliki kontroler memori yg mendukung memori kanal ganda. Prosesor ini merupakan prosesor pertama yg kompatibel terhadap komputasi 64bit. Prosesor ini menggunakan teknologi AMD 64 yg bisa bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit.

6. AMD Athlon 64 FX

Prosesor ini memiliki 2 karakter penting :

– Dapat bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh

– Menawarkan perlindungan virus yg disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition.

System PC yg berbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yg antusias, penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.

Fitur-fitur lain :

3DNow! Professional+SSE 2 Instruction

HyperTransport Technology

On-Die cache memory sebesar 1152KB (dengan rincian 128KB untuk L1 dan 1024 KB untuk L2

Jenis-jenis AMD Athlon 64 FX

AMD Athlon FX 51, AMD Athlon FX 53, AMD Athlon FX 57

7. AMD Sempron

Prosesor ini adalah sebuah jajaran prosesor yg diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004 sebagai pengganti prosesor AMD Duron dipasar computer murah, untuk bersaing dengan prosesor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagi menjadi 2 jenis yaitu :

-AMD Sempron soket A

-AMD Sempron Soket 754

Versi soket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yg dibuat berdasarkan prosesor AMD Athlon XP Thoroughbred, karena pada saat itu AMD memang telah meluncurkan prosesor untuk pasar High-End AMD Athlon 64.

AMD Sempron soket 754 adalah prosesor Sempron yg dibangun diatas arsitektur AMD64 demi meningkatkan kinerja yg dimilikinya.

AMD Sempron memiliki kode nama Palermo yg sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi beberapa seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi instruksi 32bit saja. Seperti halnya AMD Athlon 64 prosesor ini dilengkapi dengan satu buah link HyperTransport yg dapat dikoneksikan ke chipset motherboard.

8. AMD 64 X2 Dual Core

Prosesor ini dimaksudkan untuk menyaingi apa yang dikembangkan Intel dengan prosesor Core Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, prosesor ini ditujukan bagi kalangan pengguna media digital yg intensif.

Dari sisi fitur prosesor ini dilengkapi dengan teknologi sperti HyperTransport yg mampu meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks pada level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system. Pendekatan yg digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dai prosesor langsung ke memori utama. Hasilnya, bisa menikmati loading aplikasi yg lebih cepat dari performa aplikasi yg lebih meningkat.

9. AMD Opteron

Prosesor ini 64 Bit yg dirilis untuk pasar workstation dan server pada musim semi 2003.

Fitur-fitur :

-Cahche level-1 sebesar 128 KB yg terbagi ke dalam data chache 64 KB dan instruction cache 64 KB.

-Chache level-2 sebesar 1024 KB

-Kecepatan dari 1400 MHz – 3000MHz

-Memiliki 3 buah link HyperTransport dengan kecepatan 3200 Mbit/s

-Mampu mengakses memori fisik hingga 1 terabyte

-Tersedia dalam single-core, dual-core, quad-core

-Dan masih banyak lagi . . . .

Prosesor ini untuk menandingi prosesor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium dipasar High-End. Dibanding Intel Xeon yg berbasis mikroarsitektur Intel Netburst, AMD Opteron ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yg ditunjukkan tiap watt yg digunakan (performance/watt), tapi belum dapat menandingi efisiensi prosesor Intel Itanium 2.

AMD juga akan meluncurkan AMD Opteron Quad Core di tahun 2008, prosesor AMD Opteron Quad Core menggunakan 4 inti mampu mendukung fully buffered DIMM dan menambahkan satu level L3-Chache.

Selain uraian diatas masih ada perkembangan prosesor AMD Zamora, AMD Cadiz, AMD Greyhound, AMD Turion, dan AMD dengan seri Quad Core nya.

2.4.3.      Motorola

Memproduksi prosesor untuk computer Apple jenis Macintosh Power PC dan Mac book.

2.4.4.      Cyrix atau sekarang sudah berubah nama menjadi VIA

Prosesor produksi VIA biasanya digunakan untuk computer low-level dengan harga yang murah, dengan kinerja jauh di bawah produksi prosesor jenis Intel dan AMD.

2.4.5.      RISC (reduced instruction set computing)

Prosesor jenis ini menggunakan rangkain instruksi yang lebih kecil daripada prosesor jenis lainnya. Hal ini memungkinkan untuk memproses instruksi lebih banyak setiap detiknya.

Prosesor RISC bisa ditemukan pada computer system Apple Power PC, H/PC, workstation, minicomputer, dan mainframe.

2.5.            Troubleshooting pada CPU/Processor

Masalah pada prosesor biasanya menyebabkan tampilan pada layar blank tanpa bunyi apapun. Hal ini terjadi karena:

  • Prosesor mati atau rusak
  • Prosesor terbakar akibat suhu terlalu panas yang karena melakukan overclock atau karena kipas pada prosesor tidak berfungsi.

Solusinya adalah dengan mengganti dengan prosesor yang baru.

Kasus 1:

Sistem lambat, kipas berbunyi dan tidak ada suara beep atau kursor tidak muncul pada layar monitor.

Solusi:
Kemungkinan pemasangan prosesor tidak tepat pada dudukan atau slotnya. Segera lepaskan prosesor dan heatsink, kemudian pasang kembali pada slot yang ada pada motherboard.

Kasus 2:

Sistem tidak mau startup setelah prosesor baru dipasang pada motherboard.

Solusi:

  • Kondisi ini bisa disebabkan oleh pemasangan prosesor yang tidak tepat pada slot yang ada pada motherboard. Segera lepaskan prosesor tersebut kemudian pasang kembali.
  • BIOS tidak mendukung prosesor yang baru. Update BIOS dari sistem atau motherboard yang disediakan oleh manufaktur BIOS tersebut.
  • Motherboard tidak mendukung prosesor baru yang dipasang.

Kasus 3:

Sistem Operasi tidak mau booting.

 Solusi:
Cek kipas pada prosesor, ganti dengan yang baru jika diperlukan. Pengaturan kecepatan bus pada motherboard harus diganti. Cek jumper tegangan pada motherboard.

Kasus 4:

Prosesor Baru Yang Tidak Terdeteksi

Permasalahan  : Pasang prosesor baru tetapi tidak terdeteksi.Tetepi pada saat booting pertama kali, ternyata speed CPU yang tampil di BIOS tidak sama dengan angka default prosesor baru tersebut.

Solusi:

Jika pada saat booting pertama kali setelah mengganti prosesor, ternyata speed CPU yang tampil di BIOS tidak sama dengan angka default prosesor baru maka lakukan langkah pengecekan sebagai berikut:

  1. Cek kembali CPU apakah sudah terinstall dengan tepat.
  2. Jika CPU sudah terpasang dengan tepat,tetapi tetap tidak terdeteksi dangan baik , coba cek setting motherboard.Apakah jumper –jumper yang ada telah terpasang dengan benar?
  3. Hati-hati untuk langkah ini. Paling tidak anda harus memahami posisi CPU yang tepat dangan mempelajari buku manual prosesor.Jika perlu panggil teknisi atau yang lebih berpengalaman untuk mendampingi anda.

2.6.Perawatan CPU/Processor

  • Gunakan heatsink dan kipas yang bagus
  • Sering membersihkan heatsink dan kipas yang menempel pada prosesor
  • Rapikan kabel yang ada di dalam casing
  • Hindari melakukan teknik overclock agar prosesor tidak mudah panas dan usia prosesor dapat lebih panjang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s