Tulisan otak,,,

Saat kita memainkan alat tulis di sehelai kertas, misalnya., Otak ikut punya andil didalamnya, itulah mengapa ada yang menyebutnya tulisan otak. Dan goresan yang dihasilkan itu tak hanya sekedar goresan biasa, ada sekelompok orang yang percaya bahwa tulisan tangan itu mencerminkan kepribadian seseorang.

Yang paling mudah diidentifikasi dari tulisan seseorang adalah dari ukuran huruf. Ada pendapat bahwa penulis yang tulisannya kecil mungkin bersifat introver, sederhana, bersahaja dan menghindari publisitas. Bahkan ada yang berpendapat bahwa orang yang tulisannya besar mungkin memerlukan rumah yang besar (dan ruang untuk pesta-pesta yang boros) sementara orang yang tulisannya kecil dapat merasa puas dengan rumah yang kecil.

Namun, pendapat lain menyebutkan keadaan juga mempengaruhi ukuran tulisan. Sekarang dimana semakin banyak orang yang harus berkonsentrasi pada pekerjaan yang sangat khusus, terdapat jauh lebih banyak orang yang tulisannya kecil. Sedangkan dahulu, dikondisikan untuk mencari kekayaan di dalam kerajaan, ada pendapat bahwa orang lebih aktif, lebih berani bertualang, dan terdapat jauh lebih banyak ‘karakter’.

Orang yang tulisannya besar memperlihatkan keinginan berpikir besar yang, bila didukung oleh intelegensi dan dorongan merupakan bahan untuk keberhasilan. Jika keinginan akan kebesaran diarahkan ke dalam, individu bersangkutan mungkin sombong dan secara kenakak-kanakan gemar ‘pamer’.

Kebanyakan bintang dan tokoh terkenal dikatan memiliki tulisan yang besar: mereka menikmati ketenaran dan senang menjadi sorotan mata publik.

Tulisan tegak dikatakan menunjukkan kepercayaan diri, sikap tenang, santai dan penguasaan diri, pendiam, sikap neteral, tidak ‘menyokong sepenuhnya’ ataupun ‘menentang sepenuhnya’.

Para grafolong pun menaruh perhatian khusus pada cara orang menulis kata ganti orang pertama tunggal dalam bahasa Inggris ‘I’ (saya). Berikut ini adalah beberapa interpretasinya:

  • Goresan tunggal.

Tulisan ini dikatakan merefleksikan kemandirian dan rasa percaya diri.

  • Bentuk I yang mempunyai ‘topi’ dan ‘alas’.

Tulisan ini memiliki bias maskulin dan tampaknya lebih disukai oleh orang yang kidal dan orang-orang ini memerlukan penekanan yang lebih pribadi pada ego mereka.

  • Penggunaan huruf kecil ‘i’ yang merendahkan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s